Senyum Janda Memang Menggoda, Tapi,..?
Senyum Janda Memang Menggoda, Tapi,..? SHujan baru saja berhenti ketika Irfan mematikan mesin motornya di depan sebuah rumah bercat putih di kawasan Jakarta Selatan. Jalanan masih basah. Lampu-lampu teras memantul di genangan air, sementara aroma tanah bercampur asap kendaraan memenuhi udara malam. Irfan melepas helm dan melihat nomor rumah yang tertera di pagar. Ketika ia sedang mencocokkan nomor rumah dengan alamat yang tertera di ponselnya, sebuah motor berhenti tak jauh darinya. "Ini rumahnya?" tanya Gilang sambil turun dari ojek online yang baru berhenti beberapa meter di belakang Irfan. Irfan memeriksa alamat di ponselnya. "Kalau Google Maps tidak sedang mengerjai kita, iya." Gilang membetulkan posisi kacamatanya. Di tangan kanannya tergantung tas laptop, sedangkan payung yang dibawanya tampak hampir tidak berguna setelah terkena angin. Dari ujung gang, Hadi muncul sambil berlari kecil. "Kalian lama banget!" seru Hadi dengan nada protes. Irfan menata...